Tentang Penulis

Merdeka !!!

Salam Kenal !

Saya adalah seseorang yang kebetulan terlahir di tanah Jawa, di lingkungan keluarga Jawa yang nasionalis (saudara-saudara saya memeluk agama yang berbeda-beda)., bukan primordialis, meski orang tua saya masih trah keraton.

Perkenalan saya dengan agama berawal ketika saya duduk di bangku SD kelas 3, karena sebelumnya, pelajaran agama belum di ajarkan di sekolah seperti sekarang ini. Hal ini dulu sempat membuat saya kaget dan bingung, ketika guru saya bertanya apa agama yang saya anut (kebetulan, ketika saya naik kelas 3 SD tersebut kami sekeluarga pindah tempat tinggal, dan otomatis juga pindah sekolah) hingga akhirnya sampai di rumah, saya bertanya tentang hal tersebut kepada bapak saya.

Ya terserah ta, kowe arep nganut agama apa … “ begitu jawab bapak saya waktu itu. Bapak saya memang tidak pernah mengharuskan anak-anaknya memeluk agama tertentu, juga beliau tidak pernah mengharuskan anak-anaknya menjadi penganut Kejawen, meski beliau adalah seorang penganut kapitayan Jawa ndeles.

Singkat kata, karena adanya suatu keharusan di sekolah bahwa setiap siswa harus beragama, saya akhirnya memutuskan untuk memeluk salah satu agama, pilihan saya waktu itu jatuh pada agama Islam, yang merupakan mayoritas agama yang dipeluk oleh teman-teman sekelas dan teman-teman sekampung.

Saya sempat menjadi penganut agama Islam yang taat, segala kewajiban sebagai umat muslim sekalipun tidak pernah terlewatkan. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama. Menginjak kelas 2 SMP, saya memperoleh ‘pencerahan’ yang akhirnya membuat saya kemudian menjadi seorang pelaku olah spiritual Jawa, tanpa paksaan dari pihak manapun.

Keyakinan saya akan ajaran Jawa Kejawen inilah yang sejak kelas 2 SMP hingga sekarang saya yakini dan tekuni.

Bicara tentang Jawa, Kejawen, bukannya bermaksud untuk membangkitkan semangat primordialisme atau kesukuan. Bukan ! Namun, bagi yang sudah mengenalnya, tentu akan faham, bahwa ajaran ini bersifat universal, hanya saja karena ajaran ini di ajarkan oleh orang-orang Jawa, makanya kental dengan nuansa ke jawa annya, apalagi dengan sebutan ‘Kejawen’, orang yang tidak faham serta berwawasan sempit tentu akan berpendapat bahwa itu adalah sesuatu tentang suku Jawa yang bermakna sempit.

Blog ini saya buat dengan tujuan tersebut, memperkenalkan kepada khalayak luas tentang pandangan-pandangan seorang kejawen terhadap segala permasalahan yang ada, disamping juga ingin memperkenalkan Ajaran Kejawen itu sendiri.

Oleh karenanya, Blog ini sudah pasti tidak melulu bicara tentang Ajaran Kejawen, namun juga berisi cara pandang saya, sebagai salah seorang penganut Ajaran Kejawen, terhadap segala realita yang ada di Indonesia ini.

Buat para sahabat yang berminat tentang ajaran Kejawen ini, saya akan sediakan halaman khusus untuk forum diskusi serta tanya jawab, untuk memperluas wawasan kita bersama. Yang bertanya belum tentu tidak mengerti, demikian juga yang menjawab juga belum tentu sudah menguasai, oleh karenanya, harapan saya blog ini bisa menjadi salah satu tempat buat para sahabat untuk berkumpul serta lebih mengenal tentang Ajaran Kejawen.

Saya pribadi juga belum begitu menguasai Ajaran Kejawen ini, oleh karenanya, atensi para sahabat di forum yang nantinya akan saya sediakan tersebut akan bisa menambah wawasan serta kedewasaan kita bersama, sehingga kita bisa secara bersama-sama memperdalam Ajaran Kejawen yang saya maksudkan.

Akhir kata, demikian dulu perkenalan dari saya, semoga blog ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

 

Hayu, hayu, hayu …, nir ing sambekala satuhu …