Beranda > Serba Serbi > LAMBANG ‘UFO’ DI SLEMAN JUGA TERJADI DI BELAHAN BUMI LAIN SEJAK TAHUN 1647

LAMBANG ‘UFO’ DI SLEMAN JUGA TERJADI DI BELAHAN BUMI LAIN SEJAK TAHUN 1647

SUMBER : DetikNews, Senin 24 Januari 2011, pukul 01.00 WIB


Misteri Crop Circle di Sleman Hingga Kini Belum Terpecahkan


Jakarta – Fenomena misterius berupa lambang ‘UFO’ di Sleman, Yogyakarta, juga terjadi di belahan bumi lainnya. Di negara-negara Eropa fenomena ini dikenal sebagai crop circle, misteri pembentukannya hingga kini belum terpecahkan.

Berdasarkan penelusuran detikcom dari berbagai sumber di blogspot.com, Senin (24/1/2011), crop circle merupakan fenomena alam yang kerap dijumpai. Sudah hampir 350 tahun semenjak kemunculan perdana di Inggris pada tahun 1647, sampai sekarang cara pembentukannya masih misterius.

Crop circle adalah suatu bentuk lingkaran dan bentuk bentuk lain seperti geometri yang sebagian besar berukuran cukup besar, biasanya terbentuk di ladang pertanian. Di Inggris, Amerika, Jepang, dan Australia kerap ditemukan fenomena ini.

Bentuknya pun beragam, dari mulai lingkaran sederhana hingga bentuk geometris yang sangat kompleks. Beberapa diantaranya bahkan berbentuk citra flora dan fauna yang unik dan menunjukkan bahwa pembuatnya adalah makhluk yang cerdas.

Sebuah video yang berhasil merekam proses terjadinya sebuah crop circle di oliver’s castlepada tahun 1996, menunjukkan bahwa sebuah crop circle berukuran besar terbentuk dalam waktu hanya sekitar 20 detik.

Banyak spekulasi mengenai peroses terbentuknya crop circle. Ada yang beranggapan fenomena tersebut rekayasa manusia, tapi ada pula yang beranggapan murni dari proses gejala alam. Namun hingga kini belum ada kesimpulan atas sebab terjadinya fenomena tersebut.

Sebelumnya diberitakan, warga Sleman, Yogyakarta, dihebohkan oleh tanda misterius di persawahan yang muncul usai angin kencang. Warga setempat meyakini tanda yang berbentuk lingkaran raksasa tersebut sebagai pendaratan  pesawat ‘UFO’ dari planet lain.

Lambang tersebut berbentuk lingkaran berdiameter 70 meter. Di tengah lingkaran raksasa tersebut terdapat lambang misterius. Tanda tersebut dibentuk oleh hamparan padi yang rebah setelah angin kencang tersebut.

Pihak Kepolisian pun membenarkan munculnya lambang misterius ‘UFO’ tersebut. Polisi bahkan sudah mengabadikan peristiwa langka tersebut (van/mpr)

 

SUMBER : DetikNews, Senin 24 Januari 2011, pukul 04.01 WIB

 

Lambang Misterius ‘UFO’ di Sleman Diapit Tiga Bukit


Jakarta – Lambang Unidentified Flying Object (UFO) yang menghebohkan warga Sleman, Yogyakarta, terdapat di kawasan persawahan yang diapit tiga bukit. Daerah ini juga cukup jauh dari pemukiman warga.

“Daerahnya sepi karena hamparan sawah yang luas, paling hanya satu atau dua rumah di situ. Diapit tiga bukit yaitu Gunung Suru, Candi Abang, dan Gunung Bangkel,” ujar salah seorang warga setempat, Pradhita Wahyu, kepada detikcom, Senin (24/1/2011).

Karena jarak yang cukup jauh dari pemukiman warga inilah, tak banyak warga yang tahu proses pembentukan lingkaran aneh berdiameter 70 meter ini. Namun seorang anak kecil sempat melihat ada pusaran angin puting beliung yang membentuk lingkaran aneh ini.

Para ahli pernah meneliti pembentukan crop circle yang terbentuk di persawahan yang diapit oleh bukit. Sejumlah ahli pun menyimpulkan bahwa crop circle di lokasi terjepit perbukitan disebabkan oleh angin tornado.

Ahli fisika dari Universitas Michigan, AS, Delon Smith, menuturkan bahwa angin tornado adalah sebab utama yang menyebabkan lingkaran aneh itu. Melalui risetnya dia mendapati bahwa sejumlah besar lingkaran aneh di ladang gandum yang muncul di sisi gunung, dimana tempat seperti ini adalah tempat yang mudah membentuk angin tornado.

Jika benar angin puting beliung yang ‘menggambar’ lingkaran aneh di Sleman, apakah angin tornado dapat membuat lingkaran yang simetris? Hingga saat ini ilmuwan belum menemukan jawabannya.

Sebelumnya diberitakan, warga Sleman, Yogyakarta, dihebohkan oleh tanda misterius di persawahan yang muncul usai angin kencang. Warga setempat meyakini tanda yang berbentuk lingkaran raksasa tersebut sebagai pendaratan  pesawat ‘UFO’ dari planet lain.

Lambang tersebut berbentuk lingkaran berdiameter 70 meter. Di tengah lingkaran raksasa tersebut terdapat lambang misterius. Tanda tersebut dibentuk oleh hamparan padi yang rebah setelah angin kencang tersebut.

Pihak Kepolisian pun membenarkan munculnya lambang misterius ‘UFO’ tersebut. Polisi bahkan sudah mengabadikan peristiwa langka tersebut.

 

BACA JUGA !

LIMA TEORI PEMBENTUKAN LAMBANG ‘UFO’ DI SLEMAN

  1. 24 Januari 2011 pukul 6:50 am

    Itu gambarnya apa foto dari crop circle yang di Sleman, Mas?

    • 24 Januari 2011 pukul 8:12 am

      Itu foto crop circle yang di Sleman …
      Tq dah singgah ya …🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s